Home » Olahraga » Kurnia Meiga: Pemain Terbaik Djarum ISL 2009/10
;

Kurnia Meiga: Pemain Terbaik Djarum ISL 2009/10

Dua tahun lalu, kurnia Meiga dikenal sebagai kiper muda yang tempramental dan suka bikin ulah. Hukuman Komdis PSSI pun sempat dirasakan pemain berumur 20 tahun ini. Dia dilarang aktif di sepak bola selama 1 tahun meskipun direvisi menjadi 5 bulan plus denda Rp 50 juta.

Kini semuanya berubah, diluar dan didalam lapangan, kiper Arema Indonesia itu jauh lebih tenang. Dia santun, tak mudah emosi, dia juga lebih percaya diri mengawal gawang Arema.

Hasilnya, pada akhir musim ini, kiper dengan nama lengkap Kurnia Meiga Hermansyah itu dinobatkan sebagai pemain terbaik Djarum ISL 2009/10. Menyingkirkan nama-nama tenar yang lebih lama malang melintang di sepak bola nasional. Seperti Aldo Baretto, Cristian Gonzales, dan Ricardo Salampessy.

Apa yang membuat Kurnia bisa berubah drastis seperti itu? Dengan jujur, dia berucap semua karena Aremania. Lajang bertinggi 184 cm ini mengakui memang tidak ada tuntutan keras dari Aremania bahwa dia harus selalu dalam performa terbaik. Namun kedekatan personal dengan Aremania, membuatnya selalu tertantang untuk memberikan yang terbaik.

PS Urakan merupakan klub amatir pertama Kurnia Meiga. Lucunya, di klub itu posisi awal dia bukan seorang kiper, melainkan striker. Pada satu kesempatan, ada kecelakaan di timnya. Kiper tidak ada, Kurnia Meiga dicoba sebagai kiper. Tak diduga, dia bisa menunjukkan talenta yang luar biasa. Sejak itulah posisi kiper digelutinya.

Bergabung ke Diklat Ragunan, Jakarta membuat talentanya makin terasah. Dia mendapatkan gemblengan penuh untuk menjadi kiper yang bisa diandalkan. Hingga akhirnya dia juga merasakan bermain di timnas U-19 dan U-23.

Lonjakan karir Kurnia Meiga terjadi ketika Arema Indonesia merekrutnya. Musim pertama, memang masih banyak rintangan. baru di musim kedua, namanya berkibar. Pergantian pelatih di kubu Arema Indonesia ke Rene Robert Alberts di musim ini menjadi faktor krusial yang membuat namanya makin tenar.

Tangan dingin pelatih asal Belanda itu sukses mengasah potensi terbaik kiper kelahiran Jakarta ini. “Menner Londo itu berani memberi kesempatan pemain muda,” katanya.

Dibawah mantan pelatih timnas junior Korea Selatan itu, Kurnia Meiga yang awalnya diplot sebagai kiper cadangan buat Markus Harison, naik pangkat menjadi kiper utama. “Dia punya talenta yang luar biasa,” kata Robert Alberts.

Diakui oleh Robert Alberts, Kurnia punya potensi untuk menjadi kiper terbaik di Asia. Alasannya potensi dan skill yang dimiliki di atas rata-rata. “Seharusnya dia keluar dari Indonesia dan mencoba di tim-tim luar negri. Jika tetap disini, untuk menjadi yang terbaik di Asia, sangat susah terjadi,” jelas pelatih yang sudah malang melintang di negara-negara Asia ini.

Kurnia tahu soal itu, namun dia tidak mau berpikir yang muluk-muluk dulu. Buatnya, menjadi kiper tangguh di Indonesia dan dipercaya menjadi kiper timnas senior, menjadai targetnya yang paling realistis dulu.

“Di timnas tak mudah, banyak kiper senior yang berpengalaman. namun aku tertantang untuk membuktikannya terlebih dulu,” tutup Kurnia.

post by : Berita Sepak Bola Dunia | Piala Dunia Afrika Selatan 2010

toko buah merah